Langsung ke konten utama

Apakah Seorang PembalapTermasuk Atlet / Olahragawan?


Well, pasti dari kamu juga berpikir, apakah seorang pembalap itu bisa dikatakan seorang atlet atau olahragawan? Saya telah melakukan riset kecil terhadap orang orang awam serta fanatik balap, beberapa diantara mereka mengatakan pembalap bukanlah seorang atlet, mereka beralasan pembalap hanya seorang yang duduk diam di mobil atau motor tanpa melakukan gerakan gerakan olahraga. well, that's make sense, right? tapi mari kita bahas,

akhirnya saya penasaran, saya mencari jawaban kemana mana, entah buku, internet dan lain sebagainya. dan saya bisa mengambil kesimpulan bahwa, seorang pembalap itu termasuk atlet, kenapa? ada 3 alasan :

1. Pembalap Menghasilkan Keringat sampai 4kg dari Berat Badannya

Wih, banyak banget ya? yes, itu adalah jawaban yang saya dapat di salah satu artikel luar, percaya tidak percaya, saya pernah membuktikannya sendiri, saya pernah bermain Go-Kart full intense selama 60 Putaran (panjang lintasan sekitar +- 300m), disitu saya menghabiskan sekitar 25-30 menit dalam bermain Go-Kart, saya menimbang badan saya setelah itu, saya turun sekitar 1-2kg pada saat itu, saya merasa haus luar biasa pada saat itu. So, menurut saya point pertama itu benar adanya.

2. Detak Jantung Pembalap bisa mencapai 190 Bpm !

Well, ini benar, saya merasakan yang sama, jantung saya berdebar debar pada saat saya memacu Go-Kart saya sekencang mungkin, walaupun saya tidak mempunyai alat untuk menghitung detak jantung atau Heart rate saya, tetapi saya merasakan jantung saya bedebar debar sangat kuat dan cepat, di ikuti nafas yang seperti orang melakukan lari sprint.

3. Gaya Tekanan (G-Force) yang Diterima Pembalap bisa membuat kamu Terlempar !

dari point point sebelumnya, kamu pasti bingung, kok bisa keringatnya banyak gitu? kok bisa jantungnya bisa sampai 190 Bpm? itu semua jawabannya karena adanya gaya tekanan yang diterima si pembalap. Bukan berarti kalo pembalap itu duduk diam, lalu dikatakan tidak melakukan olahraga. si pembalap itu menyeimbangkan energi dan menerima gaya tekanan tersebut di badan mereka

logikanya begini, anggap saja si pembalap melakukan tikungan dengan kecepatan tinggi, bila berat kepala dan helmnya digabungkan mencapai sekitar 7.5kg.
Tapi ketika pembalap mendapat tekanan 5 g (satuan tekanan), pembalap akan menerima beban sebesar 36.3kg dan itu diterima leher dari pembalap.
Jadi, ga salah kalau pembalap lehernya kuat kuat.


So dari semua penjelasan diatas, menurut saya, dengan adanya 3 poin yang saya dapat itu, pembalap itu termasuk atlet, atlet tidak melulu harus melakukan gerakan yang menandakan suatu olahraga atau kegiatan yang berat, lihat saja olahraga Catur, apa yang kamu pikir dari olahraga catur? pemain catur itu tidak ada gerakan fisik yang berlebih, tetapi termasuk ke olahraga otak, dikarenakan pemain catur menggunakan kekuatan otaknya untuk bermain. sedangkan pembalap, seluruh tubuh dipakai, dari kepala sampai kaki, butuh fokus yang tinggi dan fisik yang prima. Jadi, apa kamu setuju dengan statement saya ini? beri komentar dibawah.

Penulis : Raynaldi Edo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik Dasar Balap : Cornering & Racing Line

Cornering (dok. google) Dalam Balap, ada beberapa teknik dasar yang harus kamu pelajari, dari akselerasi, braking, cornering dan lain lain. ada banyak sekali teknik dalam balap yang bisa kamu pelajari, kali ini, kita akan membahas tentang Cornering dan Racing Line. Cornering 2 (dok. google) Cornering atau dalam bahasa indonesianya menikung, teknik ini adalah hal yang penting dalam balapan, tidak hanya tentang kecepatan, tetapi dalam balapan, kamu juga dituntut untuk bisa menghajar tikungan dengan kecepatan yang tinggi. ini adalah riset saya sendiri dari pengalaman saya dan juga beberapa dari referensi di internet. dalam hal menikung, hal utama yang bisa kamu lakukan adalah mempelajari sirkuit dan karakter dari corner itu sendiri. Ada berbagai macam jenis corner atau tikungan dalam balapan, ada Hairpin, Chicane dan banyak lagi. setiap tikungan tersebut ada maksimal kecepatan. tidak hanya berhati-hati dalam menikung, tetapi pembalap juga dituntut menghajar corner dengan kecep...

Mau jadi pembalap mobil profesional? Coba tips ini

Balap Mobil (dok. google) Yes, kali ini saya akan membahas kiat kiat atau cara menjadi pembalap profesional. cara cara ini saya ambil setelah saya sering bertemu dan ngobrol dengan teman saya yang sudah menjadi pembalap Touring Car di Indonesia, dia sering mengikuti event balap seperti ISSOM dan lainnya. So, langsung aja yuk kita mulai 1. Belajar Teknik Dasar Balap Belajar (dok. google) Belajar di era digital sekarang menjadi lebih mudah, gimana tidak? semua semua yang kita cari sangatlah mudah ditemukan di internet. apapun itu. Nah, sesuai point yang pertama, Belajar Teknik Dasar Balap, yup, kamu harus mengetahui dan menguasai teknik dasar dari balap. apa itu cornering, apa itu heel & toe technique, apa itu left foot braking, apa itu apex dan lain lain. gunanya apa? gunanya, biar kamu ga bingung dengan istilah istilah di dunia balap, jadi kamu bisa paham apa yang dibicarakan sama race director kamu nantinya. 2. Bermain Racing Simulator Bermain racing simulator (dok...